Senin, 03 Maret 2014

PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL



A.    KALIMAT TERBUKA
1.      Pernyataan
Dalam kehidupan sehari-hari sering kita menjumpai berbagai macam kalimat berikut
a.       Jakarta adalah ibukota Indonesia
b.      Gunung Merapi terletak di Jawa Tengah
c.       8 > -5
Ketiga kalimat diatas merupakan kalimat yang bernilai benar, karena setiap orang mengakui kebenaran kalimat tersebut. Selanjutnya perhatikan kalimat-kalimat berikut.
a.       Tugu Monas terletak di Yogyakarta
b.      2 + 5 < -2
c.       Matahari terbenam diarah timur
Ketiga kalimat tersebut merupakan kalimat yang bernilai salah, karena setiap orang tidak sependapat dengan kalimat tersebut.
Kalimat yang dapat ditentukan nilai kebenarannya(bernilai benar atau salah) disebut pernyataan.
2.      Kalimat terbuka dan Himpunan penyelesaian kalimat terbuka
Dapatkah kalian menjawab kalimat pernyataan “Indonesia terletak di benua x”. Jika x diganti Asia maka kalimat itu bernilai benar. Adapun jika x diganti Eropa maka kalimat tersebut bernilai salah. Kalimat “ Indonesia terletak di benua x” disebut kalimat terbuka.
Contoh:
a.       3 - x = 6, x anggota bilangan bulat
b.      12 – y = 7, y anggota himpunan bilangan cacah
c.       z × 5 = 15, z anggota himpunan bilangan asli
Kalimat 3 – x = 6,x anggota bilangan bulat akan bernilai benar jika x diganti dengan – 3. Selanjutnya x disebut variabel, sedangkan 3 dan 6 disebut konstanta
Kalimat terbuka adalah kalimat yang memuat variabel dan belum ditentukan nilai kebenarannya
Variabel adalah lambang(simbol) pada kalimat terbuka yang dapat diganti oleh sebarang anggota himpunan yang telah ditentukan.
Konstanta adalah nilai tetap (tertentu) yang terdapat pada kalimat terbuka.
Sekarang perhatikan kalimat  9. Jika variabel x diganti -3 atau 3 maka kalimat  = 9 bernilai benar. Dalam hal ini x = -3 atau x = 3 adalah penyelesaian dari kalimat terbuka 9. Jadi himpunan penyelesaian  = 9 adalah {-3, 3}.


Himpunan penyelesaian dari kalimat terbuka adalah himpunan dari semua pengganti dari variabel-variabel pada kalimat terbuka sehingga kalimat tersebut bernilai benar.

UJI KOMPETENSI 1
1.      Tentukan nilai kebenaran kalimat berikut.
a.       Jumlah dua bilangan ganjil selalu merupakan bilangan genap
b.      18 + 6 = 6 + 18 merupakan sifat asosiatif penjumlahan
c.       Hasil kali 3 dan 9 adalah 21
d.      Arti 4 × 5 adalah 5 + 5 + 5 + 5
e.       Jika p dan q adalah bilangan prima maka p × q adalah bilangan ganjil
2.      Jika x adalah variabel pada bilangan 3,6,9,12 dan 15, tentukan penyelesaian kalimat terbuka dibawah ini.
a.       x habis dibagi 3
b.      x adalah bilangan ganjil
c.       x adalah faktor dari 30
d.      x – 3 = 6
e.       x adalah bilangan prima
3.      Tentukan himpunan penyelesaian dari kalimat berikut jika variabel pada himunan bilanan bulat.
a.       x + 8 = 17
b.      y : 5 = - 12
c.       15 – p = 42
d.      9 – m = 108
e.       n + n + n + n = 52
f.       a × a = 81
4.      Tentukan himpunan penyelesaian kalimat terbuka berikut jika x adalah variabel pada himpunan A = {1,2,3…,25}
a.       x adalah faktor dari 25
b.      x adalah bilangan prima
c.       x adalah bilangan ganjil kurang dari 15
d.      x adalah kelipatan 2



B.     PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL
1.      Pengertian persamaan dan himpunan penyelesaian persamaan linear satu variabel
Perhatikan kalimat terbuka x + 1 = 5
Kalimat terbuka tersebut dihubungkan oleh tanda sama dengan (=). Selanjutnya,kalimat terbuka dihubungkan oleh tanda sama dengan (=) disebut persamaan.
Persamaan dengan satu variabel berpangkat satu atau berderajat satu disebut persamaan linear satu variabel
Jika x pada persamaan x + 1 = 5 diganti dengan x = 4 maka persamaan tersebut bernilai benar. Adapun jika x diganti bilangan selain 4 maka persamaan x + 1 = 5 bernilai salah. Dalam hal ini x = 4 disebut penyelesaian dari persamaan linear x + 1 = 5. Selanjutnya himpunan penyelesaian dari x + 1 = 5 adalah {4}.
Pengganti variabel x yang mengakibatkan persamaan bernilai benar disebut penyelesaian persamaan linear. Himpunan semua penyelesaian persamaan linear disebut himpunan penyelesaian persamaan linear.
Persamaan linear satu variabel adalah kalimat terbuka yang dihubungkan oleh tanda sama dengan (=) dan hanya mempunyai variabel berangkat satu. Bentuk umum persamaan liear satu variabel adalah ax + b = 0 dengan a ≠ 0.
Contoh:
1.      Dari kalimat berikut tentukan yang mana  merupakan persamaan linear satu variabel
a.       2 x – 3 = 5
b.       - x = 2
c.        x = 5
d.      2 x + 3y = 6
Penyelesaian:
a.       2 x – 3 = 5
Variabel pada 2 x – 3 = 5 adalah x dan berpangkat 1,sehingga persamaan 2 x – 3 = 5 merupakan ersamaan linear satu variabel
b.      - x = 2
Variabel pada persamaan  – x = 2 adalah x berpangkat 1 dan 2. Karena terdapat x berpangkat 2 maka persamaan - x = 2 bukan merupakan persamaan linear satu variabel.



c.        x = 5
Karena variabel pada persamaan  x = 5 adalah x dan berpangkat 1,maka  x= 5 merupakan persamaan linear satu variabel.
d.      2 x + 3 y = 6
Variabel pada persamaan 2 x + 3 y = 6 ada dua yaitu x dan y, sehingga 2 x+ 3 y = 6 bukan merupakan persamaan linear satu variabel.
2.      Himpunan penyelesaian persamaan linear satu variabel dengan Substitusi
Penyelesaian persamaan linear satu variabel dapat diperoleh dengan cara subtitusi, yaitu mengganti variabel dengan bilangan yang sesuai sehingga persamaan tersebut menjadi kalimat yang bernilai benar.
Contoh:
Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan x + 4 = 7, jika x pada himpunan bilangan cacah
Penyelesaian:
Jika x diganti bilangan,diperoleh
Substitusi x = 0, maka 0 + 4 = 7 (kalimat salah)
Substitusi x = 1, maka 1 + 4 = 7 (kalimat salah)
Substitusi x = 2, maka 2 + 4 = 7 (kalimat salah)
Substitusi x = 3, maka 3 + 4 = 7 (kalimat benar)
Substitusi x = 4, maka 4 + 4 = 7 (kalimat salah)
Ternyata untuk x = 3, persamaan x + 4 = 7 menjadi kalimat yang benar. Jadi himpuna penyelesaian persamaan x + 4 = 7 adalah {3}

                                            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar