Selasa, 04 Maret 2014

Matematika

Matriks
Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel
Trigonometri
Bentuk Aljabar
Bilangan Berpangkat

Sumber : http://mrizkybagustkrb.blogspot.com/2014/03/matematika.html

Olahraga

Bulu Tangkis
Bola Voli
Baseball Softball
Tenis Meja
Renang

 Sumber : http://mrizkybagustkrb.blogspot.com/2014/03/olahraga.html

Teori Produktif

Sistem Kemudi
Cara Memperbaiki Gardan
Pemeriksaan dan Perawatan Baterai
Cara Tune Up Mesin Mobil
Cara Menyetel Celah Katup


Sumber : http://mrizkybagustkrb.blogspot.com/2014/03/teori-produktif.html

Bahasa Indonesia

  • Menulis dengan Memanfaatkan Kelas Kata
  • Pergeseran Makna Kata
  • Unsur Prosa
  • Kosa Kata
  • Pidato
 Sumber : http://mrizkybagustkrb.blogspot.com/2014/03/bahasa-indonesia.html

Bulu Tangkis



Bulu tangkis termasuk olahraga permainan. Bulu tangkis adalah suatu permainan yang menggunakan sebuah raket dan shuttlecock yang dipukul melewati sebuah net. Permainan bulu tangkis dapat dilakukan indoor maupun outdoor. Permainan ini berlaku untuk putra dan putri, baik dalam bentuk tunggal, ganda, maupun ganda campuran.

Perlengkapan

Raket (Pemukul)
Raket merupakan alat pemukul yang ringan dan kuat dengan berat kurang dari 150 gram, dapat terbuat dari bahan kayu, aluminium, fiberglass, atau arang.

Bola (kok/ shuttlecock
Kok terdiri dari kepala dan bulu. Bagian kepala menggunakan gabus yang dibungkuskulit tipis dan kuat. Berat kok antara 73-85 grains (4.73-5.50 gram). Bulunya berjumlah 14-16 helai, ditancapkan ke dalam gabus yang bergaris 1-1/8 inci (25-28 mm). Ukuran bulu 64-74 mm dari ujung atas sampai ke bagian yang rata pada gabus. Diameter bagian atas kok 54-56 mm, diikat benang atau bahan lain dengan kuat.

Senar
Bahan senar dapat terbuat dari nilon, usus, atau bahan sintesis. Jenis ketebalan senar, yaitu:
1) Tipis, paling perasa dan mudah putus.
2) Tebal, tidak dapat untuk permainan halus dan sukar putus.
3) Campuran atau ketebalannya tidak tipis dan tidak tebal.

Lapangan dan net (jaring)

Ukuran lapangan permainan ganda
·                       Panjang garis samping : 13.40 m
·                       Lebar garis akhir         : 6.10 m

Ukuran lapangan permainan tunggal
·                           Panjang garis samping : 13.40 m
·                        Lebar garis akhir         : 5.18 m

Teknik Pukulan

Servis
Servis merupakan pembuka permainan, yaitu pukulan dengan raket yang menerbangkan kok ke bidang lapangan lawan secara diagonal.

Pukulan Lob
Pukulan ini bertujuan menerbangkan kok setinggi mungkin mengarah jauh ke belakang garis lapangan. Melakukan lob dapat dengan cara overhead lob atau underhand lob.

Pukulan Dropshot 
Pukulan Dropshot adalah pukulan tepat melampaui jaring yang dilakukan dengan cara menerbangkan kok ke daerah lawan dan menjatuhkannya sedekat mungkin dengan net.

Pukulan Smash
Pukulan Smash adalah suatu gerakan ayunan tangan dengan cepat, mendadak, menghasilkan pukulan yang keras, dan menerjunkan kok secara curam. Smash  sering menghasilkan nilai.

Pukulan Drive
Pukulan Drive  adalah pukulan dengan menerbangkan kok secara mendatar, ketinggiannya menyusur di atas net dan penerbangannya sejajar dengan lantai. Berdasarkan kegunaan dan arahnya, drive terdiri dari
1) Pukulan drive panjang, yaitu mengarahkan kok ke daerah belakang lapangan lawan.
2) Pukulan drive setengah lapangan. Pukulan ini bertujuan untuk menjatuhkan kok ke arah tengah  bagian        samping dari lapangan lawan. 
3) Pukulan drive pendek, dilakukan dengan mengarahkan supaya kok jatuh sedekat mungkin dengan net       di daerah lawan.

Permainan Netting
Permainan net merupakan pukulan paling sulit sehingga memerlukan kecermatan dan penuh perasaan dalam melakukannya. Prinsipnya, yaitu:
1) Bola harus diambil di atas atau setinggi mungkin
2) Lambungan bola harus serendah mungkin dengan net.
3) Jatuhnya bola harus serapat mungkin dengan net.
4) Bola harus diambil sewaktu masih di atas. Apabila diambil setelah bola di bawah akan memperlambat 
    tempo permainan dan dapat memberikan kesempatan lawan lebih siap untuk maju.

Senin, 03 Maret 2014

PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL



A.    KALIMAT TERBUKA
1.      Pernyataan
Dalam kehidupan sehari-hari sering kita menjumpai berbagai macam kalimat berikut
a.       Jakarta adalah ibukota Indonesia
b.      Gunung Merapi terletak di Jawa Tengah
c.       8 > -5
Ketiga kalimat diatas merupakan kalimat yang bernilai benar, karena setiap orang mengakui kebenaran kalimat tersebut. Selanjutnya perhatikan kalimat-kalimat berikut.
a.       Tugu Monas terletak di Yogyakarta
b.      2 + 5 < -2
c.       Matahari terbenam diarah timur
Ketiga kalimat tersebut merupakan kalimat yang bernilai salah, karena setiap orang tidak sependapat dengan kalimat tersebut.
Kalimat yang dapat ditentukan nilai kebenarannya(bernilai benar atau salah) disebut pernyataan.
2.      Kalimat terbuka dan Himpunan penyelesaian kalimat terbuka
Dapatkah kalian menjawab kalimat pernyataan “Indonesia terletak di benua x”. Jika x diganti Asia maka kalimat itu bernilai benar. Adapun jika x diganti Eropa maka kalimat tersebut bernilai salah. Kalimat “ Indonesia terletak di benua x” disebut kalimat terbuka.
Contoh:
a.       3 - x = 6, x anggota bilangan bulat
b.      12 – y = 7, y anggota himpunan bilangan cacah
c.       z × 5 = 15, z anggota himpunan bilangan asli
Kalimat 3 – x = 6,x anggota bilangan bulat akan bernilai benar jika x diganti dengan – 3. Selanjutnya x disebut variabel, sedangkan 3 dan 6 disebut konstanta
Kalimat terbuka adalah kalimat yang memuat variabel dan belum ditentukan nilai kebenarannya
Variabel adalah lambang(simbol) pada kalimat terbuka yang dapat diganti oleh sebarang anggota himpunan yang telah ditentukan.
Konstanta adalah nilai tetap (tertentu) yang terdapat pada kalimat terbuka.
Sekarang perhatikan kalimat  9. Jika variabel x diganti -3 atau 3 maka kalimat  = 9 bernilai benar. Dalam hal ini x = -3 atau x = 3 adalah penyelesaian dari kalimat terbuka 9. Jadi himpunan penyelesaian  = 9 adalah {-3, 3}.


Himpunan penyelesaian dari kalimat terbuka adalah himpunan dari semua pengganti dari variabel-variabel pada kalimat terbuka sehingga kalimat tersebut bernilai benar.

UJI KOMPETENSI 1
1.      Tentukan nilai kebenaran kalimat berikut.
a.       Jumlah dua bilangan ganjil selalu merupakan bilangan genap
b.      18 + 6 = 6 + 18 merupakan sifat asosiatif penjumlahan
c.       Hasil kali 3 dan 9 adalah 21
d.      Arti 4 × 5 adalah 5 + 5 + 5 + 5
e.       Jika p dan q adalah bilangan prima maka p × q adalah bilangan ganjil
2.      Jika x adalah variabel pada bilangan 3,6,9,12 dan 15, tentukan penyelesaian kalimat terbuka dibawah ini.
a.       x habis dibagi 3
b.      x adalah bilangan ganjil
c.       x adalah faktor dari 30
d.      x – 3 = 6
e.       x adalah bilangan prima
3.      Tentukan himpunan penyelesaian dari kalimat berikut jika variabel pada himunan bilanan bulat.
a.       x + 8 = 17
b.      y : 5 = - 12
c.       15 – p = 42
d.      9 – m = 108
e.       n + n + n + n = 52
f.       a × a = 81
4.      Tentukan himpunan penyelesaian kalimat terbuka berikut jika x adalah variabel pada himpunan A = {1,2,3…,25}
a.       x adalah faktor dari 25
b.      x adalah bilangan prima
c.       x adalah bilangan ganjil kurang dari 15
d.      x adalah kelipatan 2



B.     PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL
1.      Pengertian persamaan dan himpunan penyelesaian persamaan linear satu variabel
Perhatikan kalimat terbuka x + 1 = 5
Kalimat terbuka tersebut dihubungkan oleh tanda sama dengan (=). Selanjutnya,kalimat terbuka dihubungkan oleh tanda sama dengan (=) disebut persamaan.
Persamaan dengan satu variabel berpangkat satu atau berderajat satu disebut persamaan linear satu variabel
Jika x pada persamaan x + 1 = 5 diganti dengan x = 4 maka persamaan tersebut bernilai benar. Adapun jika x diganti bilangan selain 4 maka persamaan x + 1 = 5 bernilai salah. Dalam hal ini x = 4 disebut penyelesaian dari persamaan linear x + 1 = 5. Selanjutnya himpunan penyelesaian dari x + 1 = 5 adalah {4}.
Pengganti variabel x yang mengakibatkan persamaan bernilai benar disebut penyelesaian persamaan linear. Himpunan semua penyelesaian persamaan linear disebut himpunan penyelesaian persamaan linear.
Persamaan linear satu variabel adalah kalimat terbuka yang dihubungkan oleh tanda sama dengan (=) dan hanya mempunyai variabel berangkat satu. Bentuk umum persamaan liear satu variabel adalah ax + b = 0 dengan a ≠ 0.
Contoh:
1.      Dari kalimat berikut tentukan yang mana  merupakan persamaan linear satu variabel
a.       2 x – 3 = 5
b.       - x = 2
c.        x = 5
d.      2 x + 3y = 6
Penyelesaian:
a.       2 x – 3 = 5
Variabel pada 2 x – 3 = 5 adalah x dan berpangkat 1,sehingga persamaan 2 x – 3 = 5 merupakan ersamaan linear satu variabel
b.      - x = 2
Variabel pada persamaan  – x = 2 adalah x berpangkat 1 dan 2. Karena terdapat x berpangkat 2 maka persamaan - x = 2 bukan merupakan persamaan linear satu variabel.



c.        x = 5
Karena variabel pada persamaan  x = 5 adalah x dan berpangkat 1,maka  x= 5 merupakan persamaan linear satu variabel.
d.      2 x + 3 y = 6
Variabel pada persamaan 2 x + 3 y = 6 ada dua yaitu x dan y, sehingga 2 x+ 3 y = 6 bukan merupakan persamaan linear satu variabel.
2.      Himpunan penyelesaian persamaan linear satu variabel dengan Substitusi
Penyelesaian persamaan linear satu variabel dapat diperoleh dengan cara subtitusi, yaitu mengganti variabel dengan bilangan yang sesuai sehingga persamaan tersebut menjadi kalimat yang bernilai benar.
Contoh:
Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan x + 4 = 7, jika x pada himpunan bilangan cacah
Penyelesaian:
Jika x diganti bilangan,diperoleh
Substitusi x = 0, maka 0 + 4 = 7 (kalimat salah)
Substitusi x = 1, maka 1 + 4 = 7 (kalimat salah)
Substitusi x = 2, maka 2 + 4 = 7 (kalimat salah)
Substitusi x = 3, maka 3 + 4 = 7 (kalimat benar)
Substitusi x = 4, maka 4 + 4 = 7 (kalimat salah)
Ternyata untuk x = 3, persamaan x + 4 = 7 menjadi kalimat yang benar. Jadi himpuna penyelesaian persamaan x + 4 = 7 adalah {3}